Senin, 28 Februari 2011

cara mudah memodifikasi centos menjadi os super

Testing streamming mirip youtube di server rumah.
Dirumah/lab milik penulis mempunyai beberapa komputer yang terhubung secara network. Dan dikarenakan juga sebagian besar komputer tersebut mempunyai media kapasitas penyimpanan yang kecil. Dan hanya memiliki 1 buah media harddisk penyimpanan yang mempunya kapasitas besar. Dan juga dikarenakan banyakknya file2 movie, seperti VTC (Video Trainning), bioskop movie, video klip, n dll, maka sangat tidak effektif jika penulis ingin menonton harus mentransfer file terlebih dahulu, dan kemudian menontonya. Sangat-sangat tidak effektif.

Maka penulis mencoba beberapa applikation streamming web mirip “youtube”.
Pada waktu testing pertama OS yang digunakan adalah debian lenny. Dengan installasi minimal.
Dekstop menggunakan fluxbox. Lebih ringan dan cepat jika dibandingkan dengan KDE ataupun GNOME.
3 kali percobaan menggunakan server debian lenny gagal terus untuk membuat server streaming. Hal tersebut dikarenakan ketatnya debian dalam masalah license. Sehingga butuh tenaga extra untuk penginstallanya.
Banyak tutorial yang ada di internet telah di coba, tapi hasilnya tetap saja gagal total. Alias tidak 100% berjalan sesuai dengan keinginan penulis.
Mulai dari tampilan image code yang tidak keluar sampai upload video atau image yang gagal karena pesan error yang mengatakan masalah security pada apache nya, dan selain itu masih banyak lagi error yang didapat.
Sehingga kemudian penulis mencoba menggunakan linux centos 5.3. akan tetapi permasalahan yang didapat adalah sebagia berikut.
  • terdapat 2 buah komputer. 1. Laptop dengan OS ubuntu. Salah satu anak turunan debian. Versi 8.04 hardy. Yang bermasalah ada pada CD ROM yang telah rusak pada laptop tersebut. Dan yang lain,  komputer dekstop P4. Yang hanya mempunyai CD ROM drive. Bukan DVD ROM.
  • OS centos versi DVD masih berupa versi ISO file.
  • Harddisk yang terbatas.
Kemudian penulis mencoba menggunakan cara berikut.
  • install installer Centos 5.3 netinstall kedalam CD R pada komputer dekstop.
  • buat webserver di komputer laptop. Dan extract file Centos full installer iso ke server tersebut.
  • Beri IP di komputer laptop.
Cara penginstallan di laptop.
  • Buat web server di laptop
  • extract centos full install di laptop dan letakkan terserah di direktory home/user/public_html ataupun di /var/www . Dengan catatan jika menggunakan “public_html” harus di aktifkan dulu di apache.conf nya.
  • Extract iso fle, penulis menggunakan fuirios.
cara istall net install di dekstop
  • Boot dekstop PC menggunakan centos net install.
  • Arahkan ke HTTP/FTP tergantung dengan server yang di buat. Dalam hal ini penulis menggunakan server HTTP. Maka yang dipilih adalah “HTTP”.
  • Arahkan IP address ke komputer laptop. Dan direktory ke tempat dimana iso centos di extract. Misal “centos/”. Jadi di misalkan address tempat penyimpanan di laptop adalah di direktory “/home/user/public_html/centos” , dan alamat dari webserver tersebut adalah 192.168.1.65. sehingga di web browser addressnya akan sebagai berikut “http://192.168.1.65/~user/centos/”. Maka address di tulis “192.168.1.65/~user” , dan directory ditulis “centos”. Kemudian OK.
  • Maka installasi akan seperti install menggunakan CD ROM. Ikuti terus sampai akhir cara penginstallanya.
Setelah selesai, akan lebih mudah jika penginstalan menggunakan yum. Akan tetapi jika menggunakan yum , maka kita harus koneksi ke internet. Itu yang menyebalkan kalo kita tidak punya koneksi internet. Sedangkan laptop pasti tidak selalu harun standby. Jadi bagaimana caranya ????
langkah pertama copy semua file yang ada pada installer ke dalam komputer lokal. Dan buat salah satu direktory tempat penyimpanan file tersebut.
Misalkan direktory yang di buat adalah “centos”.
$ mkdir home/user/public_html/centos
kenapa harus di dalam direktory “public_html”. Penulis iseng aja membuat di direktory tersebut. Dengan tujuan bisa di gunakan jika akan di buat menjadi server net-install untuk centos.
Berikut isi dari file “/etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo”.
=== cut here ====
[base]
name=CentOS-5 – Base
mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=os
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/os/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
#released updates
[updates]
name=CentOS-5 – Updates
mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=updates
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/updates/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
#packages used/produced in the build but not released
[addons]
name=CentOS-5 – Addons
mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=addons
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/addons/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
#additional packages that may be useful
[extras]
name=CentOS-5 – Extras
mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=extras
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/extras/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
=== cut here ====
Tambahkan “baseurl = tempat direktory hasil copyan centos full installer”. Dan uncomment didepan “mirrorlist” sehingga jika yum di jalankan tidak mencari ke mirror .
=== cut here ====
[base]
name=CentOS-5 – Base
#mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=os
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/os/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
baseurl = file:///home/user/public_html/centos/
#released updates
[updates]
name=CentOS-5 – Updates
#mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=updates
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/updates/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
baseurl = file:///home/user/public_html/centos/
#packages used/produced in the build but not released
[addons]
name=CentOS-5 – Addons
#mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=addons
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/addons/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
baseurl = file:///home/user/public_html/centos/
#additional packages that may be useful
[extras]
name=CentOS-5 – Extras
#mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=5&arch=i386&repo=extras
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/5/extras/i386/
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-CentOS-5
baseurl = file:///home/user/public_html/centos/
=== cut here ====
kemudian setelah selesai test mengguakan command “yum update”.
=== begin from here ===
[root@stream lib]# yum update
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
Setting up Update Process
No Packages marked for Update
=== cut off =====
jika tidak ada error maka bisa di lanjutkan penginstallannya.
Menggunakan yum jauh lebih baik dibandingkan jika penginatallan dilakukan dengan rpm. Dikarenakan jika menggunakan rpm, maka kita akan terbentur masalah dependencies yang lumayan meribetkan.
Jika menggunakan yum. Maka masalah dependencies bisa diperkecil.
Manual penggunaan yum bisa dilakukan dengan menggunakan command “yum man”, ataupun “yum –help”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar